DUHAI

DUHAI

::

Manusia memberi makna pada takdir hidupnya. kumpulan makna melahirkan “diri”-nya. Duhai….

::

Takdir dipandang lewat “diri” manusia, tertampillah citra sifat-sifat Tuhan lewat persepsi hambaNya.

::

yang tak tahu; memandang-Nya sebagai Yang Menyempitkan belaka.
yang berilmu; memandang-Nya sbagai Yang Melapangkan juga.

::

Ana inda zhanni abdi bi….

::

Guru yang arif mengatakan. “Jangan menyifatiNya dengan sifat yang tak layak bagiNya”. Duhai….itulah adab memandang dari “depan”.

::

Berhati-hatilah memaknai hidupmu. Sebagai mana kau maknai hidup, seperti itulah citra Tuhan terpandang lewat kacamata “depan” mu.

::

Guru yang arif mengatakan, “biarkan makna sejati hanya ada pada-Nya saja”, maka DIA tak terpandang dalam citra sifat-sifat fi’liyah-Nya. Duhai…itulah pandangan “belakang”.

::

DIA sebagai DIA semata-mata.

::

Kita yang kerdil menemukan kebesaranNya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *