TERNYATA KITA PEMAIN DRAMA

Tercatat dalam sejarah, Sarah adalah wanita tercantik di masanya. Ibunda Sarah, istri Nabi Ibrahim a.s. itu bahkan sampai sempat diinginkan oleh penguasa mesir kala itu, sewaktu Ibrahim dan Sarah berkunjung ke mesir.

Dari berbagai sumber, utamanya dari Ibnu Katsir, dikatakan bahwa saat itu Ibrahim a.s. harus berbohong untuk melindungi Sarah dari cengkraman penguasa mesir (Fir’aun) kala itu. Karena kebiasaan penguasa mesir itu dalam merampas orang-orang cantik adalah dengan memaksa suaminya menceraikannya, tetapi mendiamkannya jika ternyata sang wanita adalah saudari dari seorang yang dikenalnya.

Itu sebab Ibrahim a.s. berbohong dengan mengatakan bahwa sarah adalah “saudari”nya, saat ditanyai “siapa wanita itu?”.

Ibrahim berbohong dengan maksud perkataan yang disimpangkannya, yaitu Sarah adalah “saudari seiman”, karena hanya mereka berdua yang mukmin.

Cerita punya cerita, selain dari upaya Ibrahim a.s. bersiasat untuk mellindungi Sarah, tercatat juga keutamaan Sarah terlihat dari pertolongan Allah SWT pada Sarah. Saat penguasa mesir hendak mengganggunya, setiap itu pula sang Fir’aun lumpuh, dan baru terlepas saat Sarah berkata kepada Allah SWT kalau sampai Fir’aun ini mati karena lumpuh, bisa-bisa dialah yang akan dituduh telah membunuh Fir’aun tersebut. Sampai kemudian sembuhlah fir’aun. Lalu kembali Fir’aun ingin menggoda Sarah, tetapi kejadian yang sama berulang, sampai kemudian Sarah merasa takut bahwa kelak dia akan dituduh membunuh Fir’aun, lalu sang Fir’aun disembuhkan semula, begitu berulang-ulang.[1]

Continue reading “TERNYATA KITA PEMAIN DRAMA”

Proudly powered by WordPress | Theme: Baskerville 2 by Anders Noren.

Up ↑